Cara Mengatasi Ruam Merah pada Kulit Anak

korantangerang.com – Anak sering mengalami ruam-ruam merah yang gatal di wajah dan tubuhnya? Mungkin ia mengalami alergi kulit yang disebut dermatitis atopik. Berikut penjelasan lengkapnya dari dr. Karin Wiradarma.

Ruam merah pada kulit anak memang mengganggu, baik aktivitas maupun tidur anak. Kondisi ini sering kali didiagnosis sebagai dermatitis atopik. Sebenarnya, apa itu dermatitis atopik dan bagaimana cara menanganinya?

Mengenali Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik atau dalam bahasa awam disebut eksim susu adalah kemerahan pada kulit anak yang terasa gatal. Ruam merah membandel yang paling sering disebabkan oleh alergi makanan ini dapat kambuh sewaktu-waktu.

Makanan yang paling sering mencetuskan dermatitis atopik, di antaranya susu sapi, telur, makanan laut, dan kacang-kacangan. Meski demikian, tidak dianjurkan untuk melakukan pantang makanan apabila anak belum terbukti alergi terhadap suatu makanan.

Umumnya dermatitis atopik muncul pada anak dengan bakat alergi pada usia satu tahun dan maksimal lima tahun. Sebagian besar anak akan terbebas dari alergi kulit ini, namun sebagian kecil akan terus membawanya hingga dewasa.

Anak yang memiliki orangtua dan keluarga yang juga menderita alergi akan lebih berisiko untuk mengalami dermatitis atopik — meskipun anak tanpa riwayat alergi juga bisa mengalaminya, dengan kemungkinan yang lebih minim.

Kulit anak penderita dermatitis ini pada dasarnya kering, sehingga mudah gatal, sensitif, dan mengalami gangguan mekanisme pertahanan kulit. Sebagai akibatnya, bahan iritan, alergen, dan kuman mudah masuk dan menimbulkan kelainan kulit.

Keadaan ini akan semakin diperparah apabila anak berada di lingkungan dengan suhu yang dingin, kering, menggunakan sabun yang terlalu keras (misalnya mengandung antiseptik dan parfum), mengenakan pakaian yang terbuat dari wol atau dicuci dengan detergen yang keras dan pelembut pakaian, dan menggaruk — yang akan membuat kulit luka dan menyebabkan kuman masuk.

Penanganan Dermatitis Atopik pada Anak

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dermatitis atopik pada anak, yakni:

• Pertama, jauhkan segala sabun keras yang mengandung antiseptik dan parfum dari anak. Sebaliknya, gunakan sabun lembut yang mengandung pelembap. Gunakan air yang hangat-hangat kuku — apabila anak tidak suka mandi air dingin — ketimbang air panas.

• Setelah selesai mandi, segera oleskan pelembap yang tidak mengandung parfum dan pewarna di seluruh tubuh dan wajah anak. Kenakan pakaian yang berbahan lembut dan terbuat dari serat alami, seperti katun. Hindari wol atau bahan yang kasar dan tidak menyerap keringat.

• Jika kulit anak terlalu sensitif, Anda dapat menggunakan detergen khusus bayi yang lebih lembut. Selain itu, jangan gunakan pelembut dan pewangi pada pakaian anak.

• Kenali dan hindari makanan yang menyebabkan dermatitis atopik anak kambuh. Apabila Anda tidak yakin, dokter dapat melakukan pemeriksaan darah atau uji cukit kulit untuk memastikannya.

• Apabila ruam merah yang gatal tersebut sudah telanjur muncul, berikan kompres dingin untuk meredakan gatal. Anda juga dapat mengoleskan bedak kocok yang mengandung kalamin untuk memberikan efek dingin dan meredakan gatal.

Mencegah gatal sangat penting, agar anak tidak menggaruk. Menggaruk hanya akan membuat keadaan lebih parah dan membuka pintu untuk masuknya kuman.

Pengobatan dari Dokter

Apabila dermatitis atopik anak sering kambuh dan bertambah parah, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Dokter akan memberikan obat minum antialergi untuk meredakan rasa gatal. Obat ini ada dua macam, yaitu yang tidak menyebabkan kantuk dan baik untuk dipakai pada siang hari, serta yang menimbulkan kantuk sehingga bermanfaat untuk menjaga agar tidur anak pada malam hari tidak terganggu.

Dokter juga dapat memberikan krim atau salep antialergi yang dapat dioleskan pada ruam merah di kulit anak. Namun, pastikan agar Anda menggunakan krim tersebut sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya krim jenis ini tidak dapat digunakan dalam jangka panjang.

Sejauh ini, belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menghilangkan dermatitis atopik. Obat-obatan yang disebutkan di atas hanya berfungsi untuk meredam dan menyembuhkan sementara.

Yang terpenting adalah mengenali dan menghindari pencetus, menjaga kelembapan dan ketahanan kulit anak, serta meminimalkan pengaruh buruk dari lingkungan yang dapat menyebabkan ruam merah tersebut kambuh kembali. @DF