Akhirnya Pasar Sementara Terminal Cibodas Dibongkar

Akhirnya Pasar Sementara Terminal Cibodas Dibongkar

Korantangerang. com, Kota Tangerang – Pedagang yang berjualan di pasar sementara terminal Cibodas, eks pedagang pasar Malabar, di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, akhirnya dibongkar, Satpol PP, Selasa (03/10/17).

Pembongkaran pasar tersebut dilakukan pasca penerbitan surat peringatan ke tiga pada hari, Sabtu (30/9/17) lalu . Pembongkaran berjalan lancar dan kondusif karena para pedagang sudah mengosongkan lapak dagangannya sejak Senin, malam.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang menjelaskan pembongkaran dilakukan untuk pengembalian fungsi lahan sebagai terminal angkutan umum.

Dalam pembongkaran ini melibatkan 310 personil, yang terdiri dari 150 personil satpol pp, TNI 30 Personil, Polri 50 Personil dan 80 Personil dari OPD Terkait.

“Dalam pembongkaran ini kami mengerahkan 310 personil gabungan dari Polisi Pamongpraja, TNI dan Polri” ucapnya.

Pembongkaran juga mengerahkan tiga alat berat untuk merobohkan bangunan pedagang yang semi permanen.

Tanah seluas 8.697 meter, nantinya akan dikembalikan fungsinya sebagai terminal angkutan dalam kota. Terminal juga nantinya akan dijadikan sebagai halte Bus Trans Tangerang koridor dua yang melayani rute Perumnas Poris Plawad. Seperti yang ditegaskan Kepala Dinas Perhungan Kota Tangerang Saeful Rohman.

“Pembongkaran ini merupakan persiapan dari pembangunan Koridor dua Bus Trans Tangerang yang melayani rute Perumnas Poris Plawad” kata Saeful.

Pedagang yang menempati lahan akan dipindahka ke tiga lokasi yaitu, pasar Anyar Tangerang, pasar Bersih Jatiuwung dan pasar Bandeng.

Namun beberapa pedagang enggan untuk dipindahkan ke lokasi yang sudah disediakan pemkot karena jarak yang jauh dari rumahnya.Mereka berharap pemkot menyediakan lahan di pasar Malabar bersih dengan harga yang murah.(zher).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.