Abrasi Cirarab Mengancam Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Abrasi Cirarab Mengancam Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Korantangerang.com –  Adanya abrasi di wilayah aliran sungai cirarab khususnya di bantaran sungai wilayah Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri sepanjang kurang lebih 300 meter sangat membuat resah warga yang tinggal dekat bantaran tersebut, akibat abrasi selain sudah merusak jalan poros desa tanggul sungai juga sudah hilang dan sampai ke areal pesawahan penduduk.

Lalang tokoh masyarakat Desa pekayon yang tinggal di wilayah bantaran tersebut  pada Koran Banten mengatakan, abrasi sungai Cirarab di wilayah ini sudah lama terjadi, bahkan sudah banyak warga yang melaporkan perihal tersebut.

“Saya sudah tindak lanjuti kepada pihak terkait tetapi sampai saat ini kepedulian Pemerintah Provinsi Banten dan daerah Kabupaten Tangerang masih nol besar. Mungkin mereka akan peduli apabila rumah warga sudah pada roboh jatuh kesungai tertarik abrasi,” katanya

“Terbukti dengan belum adanya titik terang prihal normalisasi tanggul sungai cirarab di wilayah ini padahal sudah lama kami ajukan dalam musrembang desa dan dilanjutkan kemusrembang kecamatan,” tambahnya.

Lebih jauh Lalang mengatakan, sementara ini untuk menahan derasnya aliran air sungai cirarab pihaknya menggunakan banyak batu kali sebagai penahan harus yang menghantam tanggul depan rumahnya.

Lalang berharap, adanya kepedulian pemerintah propinsi Banten maupun pemerintah Kabupaten Tangerang khususnya dinas terkait untuk segera melakukan upaya perbaikan di sepanjang bantaran sungai cirarab, sehingga abrasi yang dihawatirkan warga kami tidak terjadi,” harapnya.

Ditempat yang berbeda, Rohman Kepala Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri dikantornya mengatakan, adanya abrasi tersebut sudah banyak warga yang melaporkan ke dirinya. “Saya pun sudah tindak lanjuti kepada dinas terkait, tinggal kita lihat respon mereka,” katanya.(yan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.