Sejuk dengan Tanaman Rambat

tanaman-rambatTAK perlu menggunakan AC untuk mendapatkan hawa yang dingin. Cukup dengan memperbanyak tanaman di sekitar hunian, maka suasana sejuk bakal kita rasakan.

Panasnya suhu bumi menjadi salah satu alasan orang menghadirkan air conditioner (AC) dalam hunian mereka. Tengok saja rumah-rumah di perkotaan, hampir seluruh ruangnya memiliki mesin pendingin. Namun, pada kenyataannya tidak semua orang mampu membeli barang yang masuk golongan tersier (mewah) itu karena harganya cukup mahal. Solusinya ada dan dijamin murah serta sangat ramah lingkungan.

Ya, tanaman menjadi jawabannya. Makhluk hidup yang mengeluarkan oksigen dan mengisap karbondioksida di siang hari ini memang ”penyelamat” kita agar terpagari dari polusi Ibu Kota yang kian merajalela. Bahkan, kerindangan daunnya juga bisa menjadi peneduh di bawah sengatan sinar matahari kala siang hari.

Tanaman dalam pot yang ditempatkan di teras atau di dalam rumah pun mampu memberi atmosfer kesejukan dan keindahan alami. Tumbuhan lain yang dapat digunakan sebagai penyejuk hunian adalah tanaman rambat. Tanaman rambat banyak jenisnya, ada jenis bunga, buah, ataupun tanaman yang hanya menghasilkan daun.

Yang saat ini digandrungi adalah tanaman rambat mandevilla (tanaman terompet) karena karakternya sangat cocok dengan iklim tropis di negeri ini. Ada pula tanaman rambat lain, di antaranya stephanot ungu, thunbergia putih dan ungu, bougenvil, quisqualis indica, air mata kucing, alamanda, nona makan sirih, sirih gading, monstera, atau tanaman-tanaman morning glory.

Selain berfungsi sebagai penyejuk ruangan, dengan sedikit ”sentuhan” seni, tanaman rambat dapat pula ditampilkan secara cantik sebagai aksesori apik dalam hunian. Mengenai jenis tanamannya, sebaiknya disesuaikan dengan selera penghuni dan kesan yang ingin ditampilkan.

”Jika ingin memilih tanaman rambat berbunga untuk mempermanis hunian, pilihlah bunga yang berwarna netral, seperti putih dan kuning untuk dijadikan mitra hunian. Namun, jika tanaman rambat berbunga ingin dijadikan point of interest, pilih tanaman rambat yang bunganya mencolok seperti warna merah atau oranye,” kata arsitek Nugroho Widhi.

Jika Anda ingin menghadirkan kesan rindang dan hijau, tanaman rambat penghasil daun bisa dipilih. Misalnya jenis sirih-sirihan. Selain berfungsi sebagai penyejuk, daun sirih juga dapat digunakan sebagai obat. Namun, saran Widhi, jangan pilih tanaman rambat yang daunnya mudah gugur karena selain memberikan efek kotor pada hunian, tampilannya juga menjadi kurang menarik jika terus-menerus gugur.

Sementara untuk tanaman rambat jenis buah, Anda bisa memilih anggur, markisa, atau stroberi. Selain terlihat cantik, buah dari tanaman rambat tersebut juga bisa dinikmati. Kendati demikian, ada jenis tanaman rambat yang harus hati-hati merawatnya. Misalnya bunga alamanda, karena getah buah tanaman rambat ini jika tertelan dapat menyebabkan mual, keram perut, demam, dan haus karena zat alamandin yang dikandungnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah media tanam, pupuk, penyiraman yang rutin, asupan sinar matahari, dan sarana rambat seperti dinding, pergola, rangkaian kawat, tiang bangunan, atau pagar. Sejatinya, agar tidak kecewa dan kesulitan merawat tanaman rambat, kata Widhi, sebaiknya sebelum membeli tanaman rambat harus mengetahui jenis tanaman tersebut hidup di dataran rendah atau dataran tinggi. Pasalnya, kendati banyak jenis tanaman rambat yang hidup di dataran rendah yang perlu banyak sinar matahari, ada pula tanaman rambat yang hanya bisa hidup di daerah sejuk.

”Selain agar mudah merawatnya, kita juga puas dengan hasilnya. Sebab, kalau salah menanam, misalkan yang seharusnya ditanam di daerah sejuk justru ditanam di daerah panas, akan menyebabkan bunga atau daunnya tidak tumbuh,” ungkapnya.

(sumber: okezone.com)

About the Author

has written 1954 stories on this site.

Copyright © 2014 KORAN TANGERANG. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.