Walikota: PAUD Pegang Peranan Penting Pendidikan Anak

paud-3Kota Cilegon| Walikota Cilegon H Tb Iman Ariyadi mengatakan bahwa penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kian lama kian mendapat ruang khusus di masyarakat. Hal itu terbukti, telah banyak kelompok-kelompok masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan Paudisasi nasional tak terkecuali di Kota Cilegon. Pada tahun 2012, tercatat ada sekitar 120 PAUD yang berkembang.

Demikian pernyataan Walikota ini pada acara Workshop Jurnalistik dan Kehumasan Guna Peningkatan Lembaga PAUD Non Formal Tahun 2012 yang diselenggarakan HIMPAUDI Kota Cilegon, di Aula II Setda, Rabu (24/10/2012).

“Sama-sama kita ketahui belakangan ini, lembaga pendidikan non formal seperti Pendidikan Anak Usia Dini tumbuh dengan pesat dan berbanding lurus dengan tingginya minat masyarakat terhadap jenis pendidikan tersebut,” kata Walikota.

Sejalan dengan hal tersebut, PAUD menurut Walikota memegang peranan penting dalam pendidikan anak. Melalui PAUD, anak dapat dididik oleh gurunya dengan metode dan kurikulum yang jelas.

“Meskipun pada dasarnya, sejak usia bayi hingga pra TK merupakan tanggungjawab orang tua dan keluarga dalam menentukan pondasi kepribadian masa depan anaknya. Namun demikian untuk mendukung proses perkembangan potensi anak perlu pula didukung sebuah lembaga yang mampu membantu orang tua yang menginginkan pendidikan terbaik,” terang Walikota.

Lebih lanjut Walikota mengatakan, dalam hal peningkatan dan pengembangan lembaga PAUD, Pemerintah Kota Cilegon memiliki kepedulian yang tinggi. Hal itu dilakukan mengingat jenjang pendidikan lainnya, dan jenjang PAUD menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah sebagai upaya mencerdaskan masyarakat, sejalan dengan agenda pembangunan Kota Cilegon yakni agenda Cilegon Cerdas.

“Insyaallah kita akan menaikan honor guru PAUD pada tahun depan. Oleh karenanya saya berharap pendidik PAUD, harus memiliki kompetensi yang dapat diandalkan, mengingat perannya sangat penting dalam membentuk karakter dan membangun perkembangan anak didik,” tuturnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, pendidik dan tenaga kependidikan PAUD kata Walikota, dituntut dapat memenuhi perkembangan dan kebutuhan masyarakat dalam memberikan layanan pendidikan pada anak sejak dini. Hal itu perlu dilakukan, untuk membantu pertumbuhan dan perkembanganya sesuai dengan tingkat kemampuan dan usianya. Sehingga anak memiliki kesiapan optimal dalam memasuki pendidikan selanjutnya dan membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

“Peran pendidik pada pendidikan PAUD banyak sekali menghadapi tuntutan, baik dari lembaga, masyarakat pengambil kebijakan maupun orang tua. Tuntutan ini banyak berkaitan dengan standar professional dan kualifikasi yang seringkali belum dapat terpenuhi standar kompetensi dan karakter tuntutan kerja,” terang Walikota.

Walikota lebih lanjut menuturkan, dalam pengembangan sumber daya manusia yang handal dalam pendidikan PAUD, potensi personal selalu dipertimbangkan untuk meningkatkan kinerja pendidik secara individu. Karena kinerja indivu akan mendukung kinerja lembaga yang dampaknya akan terlihat prestasi dan kemajuan lembaga atau organisasi. Potensi inilah yang akan diolah menjadi energi untuk menyumbangkan target oleh lembaga.

“Oleh karenanya kegiatan Workshop Jurnalistik dan Kehumasan ini sangat tepat dilakukan guna meningkatkan kualitas manajemen lembaga PAUD Non Formal, agar lembaga PAUD mampu menjalin kerjasama yang sinergis dengan media massa dalam menyebar luaskan informasi, pogram dan kegiatan kemasyarakat. Hal itu tentu saja dilakukan sebagai bagain dari upaya untuk membangun citra lembaga,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua HIMPAUDI Kota Cilegon Eti Kurniawati mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu lembaga PAUD agar pada gilirannya nanti, lembaga PAUD mampu memanaj lembaganya lebih baik lagi.

“Perlu saya sampaikan bahwa program HIMPAUDI dari semenjak dilantik pada sepuluh bulan yang lalu kita langsung tancap gas. Sehingga 80% program HIMPAUDI telah terlaksanakan dengan lancar. Namun tidak cukup sampai di situ pak Wali, dalam rangka meningkatkan mutu lembaga PAUD, HIMPAUDI terus berkomitment untuk terus meningkatkan mutu, salah satunya melalui kegiatan ini,” terangnya.

Eti dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi Pemerintah Kota Cilegon yang telah banyak memberikan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan terlebih pada pendidikan anak usia dini. Karenanya, HIMPAUDI Kota Cilegon memberikan penghargaan dengan mendaulat Walikota Cilegon sebagai Bapak Peduli Pendidikan Anak Usia Dini.

Workshop yang diikuti oleh 230 peserta dan menghadirkan pembicara antara lain Asda I Hj. Ratu Ati Marliati, dan Perwakilan Media ini, dihadiri pula oleh Sekretaris Dearah H Abdul Hakim Lubis, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Ida Farida, Ketua GOW Kota Cilegon Hj. Armitha, Ketua FKMT Kota Cilegon Hj. Ratu Amelia Hayani, Kepala Dinas Pendidikan Mukhtar Ghozali, Pengurus HIMPAUDI dan Anggota HIMPAUDI. @HEMI

paud-1


About the Author

has written 1900 stories on this site.

Copyright © 2014 KORAN TANGERANG. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.