Meningkat, Kecelakaan Tol Tangerang – Merak 2010

SERANG – Kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Tangerang-Merak sepanjang tahun 2010 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun ini jumlah kecelakaan sebanyak 288 kasus dengan jumlah jiwa yang meninggal sebanyak 15 orang, sedangkan tahun lalu 163 kasus kecelakaan dengan jumlah korban meninggal 10 jiwa.

Direktur Lalu lintas Polda Banten, AKBP Sugihardi menyatakan dari data yang diperoleh, sepanjang Januari hingga 09 Desember 2010 tercatat jumlah kecelakaan mencapai 288 dengan rincian meninggal 15 orang, luka berat 74, dan 199 luka ringan, sementara kerugian materi yang dialami mencapai Rp 3 miliar.

Selain diakibatkan oleh kelalaian pengendara, kecelakaan sepanjang Tol Merak – Tangerang dari KM 47 sampai KM 98 tersebut disebabkan beberapa faktor, yakni kondisi pengendara, kendaraan, jalan, dan cuaca. Tahun ini dari data yang diperoleh sebanyak 83 kasus diakibatkan oleh kelalaian pengemudi sementara yang diakibatkan oleh kondisi kendaraan hanya 20 kasus.

“Rata-rata kecelakaan yang terjadi diakibatkan oleh kelalaian pengemudi,” ungkap AKBP Sugihardi dalam acara Kampanye Keselamatan Berkendaraan yang dihadiri Presiden Direktur PT MMS, Wiwiek D Santoso, Kepala Induk PJR Serang Timur, Kompol Rizki Nugraha yang digelar di KM 45 oleh PT Marga Mandala Sakti (MMS), Kamis (9/12).

Sementara itu, Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti (MMS), Wiwiek D. Santoso, menyatakan untuk memberikan fasilitas buat pengguna jalan tol Merak-Tangerang pihaknya juga melakukan berbagai persiapan dan penambahan fasilitas jalur. Seperti perbaikan kondisi jalan, dimana dari jumlah keseluruhan 145 KM tinggal 30 KM yang akan diperbaiki.

“Rencananya, sisa kondisi yang masih dalam kondisi rusak tersebut akan diselesaikan pada tahun 2011 dan 2012 dengan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 300 miliar,” ujarnya.

Menanggapi meningkatnya angka kecelakaan itu, Wiwiek mengatakan kecelakaan tersebut bukan sepenuhnya disebabkan faktor jalan namun kondisi pengemudi. “Kondisi pengendara dan kendaraan berada diperingkat paling atas terjadinya kecelakaan, untuk kondisi jalan masih relatif normal,” tukasnya.

Acara Kampanye Keselamatan Berkendaraan yang berlangusng di KM 45 Tol Merak – Tangerang itupun di warnai dengan simulasi penanganan kecelakaan luar biasa menewaskan belasan penumpang yang terjadi di jalan tol. Dalam simulasi itu diperagakan kecepatan penanganan terhadap korban kecelakaan yang dilakukan instansi terkait seperti petugas PT MMS, Polisi serta pihak rumah sakit.(amdy sofian)

About the Author

has written 1896 stories on this site.

Copyright © 2014 KORAN TANGERANG. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.