Siap-Siap, 24 Rusun di Jabodetabek Dibangun Jargas 2011

55065_pipa_penyaluran_gas_300_225Pemerintah berencana membangun jaringan distribusi gas bumi melalui pipa (jargas) di 24 rumah susun (rusun) yang berlokasi di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada tahun 2011 mendatang.

Di kawasan Jabodetabek, terdapat 96 rumah susun yang terdiri dari 33 rusun eksisting, 16 rusun dalam tahap konstruksi dan 47 rusun dalam tahap perijinan. Dari 33 rusun eksisting, hanya delapan rusun yang sudah menggunakan gas bumi dengan pasokan dari PT PGN, satu rusun sudah dikosongkan dan 24 rusun belum menggunakan gas bumi.

Rusun yang rencananya akan dibangun jargas ini adalah Pulo Harapan Indah, Tambora, Tzu Chi (Jakarta Barat), Benhil 1, Benhil 2, Jati Bunder, Karet Tengsin, Petamburan, Tanah Tinggi (Jakarta Pusat), Sakura, Tebet, Tebet Harum (Jakarta Selatan), Cipinang, Cipinang Muara, Tipar Cakung (Jakarta Timur), DKI Penjaringan, Marunda, Muara Angke, Pluit, Sukapura, TNI AL (Jakarta Utara), Wisma Seroja (Kota Bekasi), Rusunawa Menteng Asri (Kota Bogor) dan Manis Jaya (Kota Tangerang).

“Pasokan gas bumi untuk jargas yang akan dibangun tersebut, direncanakan berasal dari PT PGN dan PT Pertamina EP yang sudah berkontrak dengan BUMD Bekasi,” ujar laporan yang dikutip dari situs resmi Ditjen Migas, di Jakarta, Jumat (20/8/2010).

Terkait dengan rencana pembangunan tersebut, pemerintah akan melakukan pendataan rusun, survei demand dan titik suplai gas bumi serta jalur jaringan pipa gas.

Selain rusun di Jabodetabek, pemerintah juga berencana membangun jargas di Sidoardjo, Bontang (Kaltim) dan Sengkang (Sulsel) pada tahun 2011 mendatang. Tahun ini, jargas dibangun di Depok, Tarakan dan Sidoardjo. Sementara tahun lalu, jargas telah dibangun di Palembang dan Surabaya.

Pembangunan jargas merupakan salah satu upaya pemerintah mempercepat diversifikasi energi dan mengurangi beban subsidi BBM. Gas bumi untuk rumah tangga memiliki sifat murah, bersih dan aman.

“Murah karena proses pengolahannya tidak melewati proses panjang dibanding LPG dan lebih hemat. Gas bumi juga bersih karena tidak menimbulkan jelaga hitam pada perabot masak dan aman lantaran berat jenisnya yang lebih ringan dari udara, sehingga jika terjadi kebocoran akan menguap dengan sendirinya,” tuntasnya.

(sumber: okezone.com)

About the Author

has written 2091 stories on this site.

Copyright © 2014 KORAN TANGERANG. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.