Kenaikan Upah Buruh 2014 Tak Akan Lebih dari 20%

upahPemerintah  mengharapkan kenaikan upah minimum pada 2014 tidak melebihi 20 persen dari upah tahun berjalan. Dengan demikian, maka upaya untuk menjaga keberlangsungan usaha dan perkembangan nasional dapat dipenuhi.

Menteri perindustrian MS Hidayat mengatakan, pemerintah saat ini sedang menyusun instruksi Presiden (Impres) Pedoman Kebijakan kenaikan Upah minimum. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi kenaikan Upah minimun yang sangat besar, seperti yang terjadi kemarin sekira 40 persen.

“Dengan adanya pedoman upah minimun tersebut diharapkan kenaikan upah minimun pada 2014 tidak melebihi 20 persen terhadap upah tahun berjalan,” kata Hidayat di Gedung DPR Jakarta, Rabu (18/9/2013) malam.

Dia mengatakan, inpres tersebut dimaksudkan sebagai instruksi presiden kepada para menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota sehingga dalam penetapan upah minimun propinsi dan Upah Minimum Kabupaten memperhatikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), kondisi pertumbuhan ekonomi dan produktivitas tenaga kerja.

Hidayat mengatakan, melalui Impres tersebut upah minimum Propinsi, Kabupaten, dan kota akan diarahkan pada pencapaian KHL dan untuk daerah yang upah minimunnya di bawah KHL, kenaikan upah minimum dibedakan antara industri padat karya dengan industri lainnya

“Sementara, besaran kenaikan upah pada propinsi, kabupaten, kota yang upahnya telah mencapai KHL atau lebih ditetapkan secara Bipartit antara pemberi kerja dengan dengan pekerja.” Lanjut Hidayat.

Hidayat menilai dengan adanya pedoman kebijakan Kenaikan Upah Minimum tersebut maka kepastian bagi dunia usaha dan tetap menarik masuknya investasi baru. “Kebijakan ini akan memberikan kepastian bagi dunia usaha dan tetap menarik masuknya investasi baru,” tukas dia.¬†

sumber: okezone.com

About the Author

has written 2004 stories on this site.

Copyright © 2014 KORAN TANGERANG. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.