90% Kuota SMP Untuk Lulusan SD Kota Tangerang

korantangerang.comDinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang melaksanakan PPDB online secara mandiri untuk tingkat SM hari ini (13-15/07/2016).

Drs. H. Jamalludin M.Pd, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang, Senin (12/7/2016) menjelaskan bahwa untuk jumlah kuota calon peserta didik baru diprioritaskan untuk lulusan SD di Kota Tangerang,90 persen dari kuota yang tersedia.

Dan calon peserta didik baru dari jalur prestasi sebanyak 5 persen,sementara untuk calon peserta didik lulusan dari SD dari luar Kota Tangerang hanya disisihkan sebanyak 5 persen, dan diharuskan untuk mendaftar langsung ke sekolah yang dituju tanpa mendaftar melalui PPBD mandiri.

“Jadi 90 persen itu untuk masyarakat Kota Tangerang, melalui PPBD mandiri,dari luar Kota ,5 persen daftarnya langsung ke sekolah, dan yang 5 persen lagi melalui jalur prestasi,” jelasnya.

Bagi calon peserta didik baru harus memenuhi syarat, yakni Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah (SKHUS) atau Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional bagi lulusan SD, MI, atau Paket A program kesetaraan tahun 2016. Selain itu, calon siswa SMP baru juga maksimal berusia 18 tahun pada Setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online diterapkan untuk pendaftaran siswa-siswi baru untuk tingkat SMA dan SMK Tahun Ajaran 2016/2017, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang siapkan PPDB online secara mandiri untuk tingkat SMP.

PPDB mandiri yang diterapkan untuk jenjang SMP ini sedikit berbeda dengan PPDB online untuk tingkat SMA dan SMK. Dimana PPDB mandiri dapat diakses melalui smartphone dan pendaftarannya dapat dilakukan secara mandiri oleh calon siswa.Pendaftaran PPDB mandiri dengan laman ppdbmandiri.tangerang.go.id ini baru kali pertama diterapkan di Kota Tangerang. Aplikasi PPDB Online ini juga dapat di download di Google Play Store dengan nama PPDB ONLINE SMP KOTA TANGERANG 2016.

Website serta Aplikasi PPDB online ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat khususnya siswa yang ingin mendaftar sekolah ke jenjang selanjutnya.

Namun, laman serta aplikasi yang sudah disiapkan belum dapat diakses sampai pendaftaran secara online dibuka secara resmi yakni mulai tanggal 13 hingga 15 Juli 2016.

Adapun syarat mutlak untuk pendaftaran melalui PPDB mandiri ini adalah calon peserta didik wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Personal Identification Number (PIN). Sedangkan untuk mendapat PIN, calon siswa datang ke sekolah pada hari pertama pendaftaran, dengan membawa Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Tangerang untuk dilakukan verifikasi. Sedangkan yang bukan berdomisili di Kota Tangerang tidak dapat mendaftar melalui PPDB mandiri.

“Jadi kapan saja dan dimana saja untuk PPDB Mandiri online dengan android itu bisa dilaksanakan, karena kita kan butuh nomer NIK, jadi NIK itu kita manfaatkan untuk sistem ini. Jadi tinggal teken NIK nanti kan dikasih PIN, ketika dibuka PIN-nya nanti langsung keliatan namanya, tanggal lahirnya sampai kepada nilainya itu nanti keluar semua, tapi dengan PIN, dan PIN nya nanti diberikan oleh Infokom,” ujar Jamal selaku Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang, Senin (27/06/2016).

Jamal menjelaskan, dalam hal persiapan pihaknya (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan-red) telah melakukan kerjasama yang dengan infokom. “Sampai saat ini untuk pendataan NIK sudah kami lakukan, dan database nilai ujian sekolahnya juga sudah kami serahkan semuanya. Dan insya Allah dalam hal persiapan nya sudah 95 persen sudah final,” jelasnya.

Jamal pun memaparkan bahwa untuk jumlah kuota calon peserta didik baru diprioritaskan untuk lulusan SD di Kota Tangerang yakni 90 persen dari kuota yang tersedia. Dan calon peserta didik baru yang berprestasi sebanyak 5 persen. Sementara untuk calon peserta didik yang bukan lulusan dari SD Kota Tangerang hanya disisihkan sebanyak 5 persen, dan mendaftar langsung ke sekolah yang dituju tanpa mendaftar melalui PPBD mandiri.

“Jadi 90 persen itu untuk masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya. @NASER