5 Tips Mengencangkan Lengan Kendur dan Menggelambir

5 Tips Mengencangkan Lengan Kendur dan Menggelambir

korantangerang.com – Masih muda tapi bagian lengan sudah bergelambir dan kelihatan kendur? Noooooo! Itu namanya mala petaka. Tangan yang terlihat bergelambir disekitar ketiak bisa mengganggu penampilan, perkara ini juga tidak selalu bisa ditutupi dengan memakai pakaian berlengan panjang. Bagaimana jika kamu harus memakai kebaya? Gelambir itu bisa “ngintip” bebas. Kenapa lenganmu kendur di usia yang masih muda?

Lengan kendur biasanya disebabkan karena kurangnya pembentukan otot, lemak berlebih, dan kurang olahraga. Tapi, kamu bisa menyingkirkan lemak yang mengganggu ini dengan olahraga pembentukan otot, agar lengan terlihat lebih kencang sehingga efek menggelambir pun tersamarkan. Perlu diperhatikan, latihan pembentukan lengan hasilnya akan lebih maksimal jika dibarengi dengan diet sehat. Olahragalah secara rutin, tapi jangan berlebihan. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Diet Sehat: Kurangi berat badan dengan mengonsumsi doet buah, sayuran, daging unggas, ikan segar, dan kacang polong. Hindari lemak trans, gula dan makanan cepat saji. Batasi asupan produk olahan susu yang tinggi kandungan gula dan lemak.
  2. Push Up: Olahraga yang bisa dilakukan oleh berbagai kalangan usia ini berfungsi menguatkan tangan dan lengan. Jika kamu baru pertama mencobanya, mungkin akan terasa sakit dan otot seperti menegang. Bagi pemula, push-up bisa dilakukan dengan menahan tubuh menggunakan lutut. Setelah terbiasa dan tubuh semakin kuat, push-up dengan bertumpu pada kepalan tangan. Lakukan olahraga ini setiap hari dan tambah frekuensi geraknya secara bertahap.
  3. Tinju atau Kickboxing: Tinju dan olahraga bela diri tidak hanya mampu mengurangi berat badan tubuh secara keseluruhan, tapi juga membentuk lengan serta membuatnya lebih bugar dan kuat. Tinju sebaiknya di pandu pelatih profesional agar hasilnya maksimal dan terhindar dari cedera. Jika sudah terbiasa, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah, minimal 10 menit sehari dan menambah waktunya lebih lama.
  4. Angkat Beban: Jangan langsung memakai beban yang berat untuk menghindari cedera. Gunakan satu beban dan tahan di atas kepala, gerakkan perlahan ke belakang kepala. Lakukan gerakan ini dengan tangan kiri dan kanan secara bergantian. Ingat untuk mengistirahatkan otot-otot setiap satu hari setelah latihan untuk pemulihan.
  5. Latihan Cardiovascular: Berjalan, lari, renang, dansa, bersepeda, jogging, atau ikut kelas aerobik minimal 30 menit, 4 kali dalam seminggu bisa melancarkan peredaran darah, membakar kalori, dan meningkatkan metabolisme tubuh. Lebih sering kamu mengeluarkan keringat dengan berolahraga, semakin banyak pula lemak yang terbuang.@Dewi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.