Masyarakat Minati Program Pemasangan Air 10 X Cicilan PDAM Tirta Benteng

Korantangerang.com – Masyarakat Kota Tangerang minati jasa pemasangan air dari PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang melalui program pasang air dengan cicilan 10 kali perbulan. Hal itu terlihat dari adanya lonjakan pelanggan di empat kecamatan yaitu kecamatan Benda, Neglasari, Batu Ceper, dan Cipondoh.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Asisten Manager Humas PDAM Tirta Benteng, Ichsan Sodikin. Ia mengatakan, hingga 9 November 2017 lalu, sudah ada 41.693 pelanggan yang terlayani. Sedangkan hingga saat ini, ichsan mengatakan, ada ribuan calon pelanggan yang ingin menggunakan jasa PDAM Tirta Benteng.

“Ini kenaikkan yang door to door itu ada. Kenaikan itu sampai 10.000 hampir 13.000 pelanggan barunya. Tapi yang sudah masuk datanya ke kita ada 21.404 pelanggan,” ungkapnya saat berbincang-bincang di ruang kerjanya, Senin (18/12/17).

Ichsan menjelaskan, data yang masuk tersebut masih dalam proses berjalan. Menurutnya, kalau data itu terealisasi hingga Desember 2017 ini, pelanggan bisa mencapai 63.097 orang yang harus dilayani.

“Yang terpasang masih proses berjalan, Januari 2018 kita rilis barengan lagi, biar kita tahu posisi Desember 2017 itu berapa asumsinya,” ujarnya.

Ditanya terkait kendala pemasangan jaringan, ichsan mengaku, tidak ada, Ia juga menambahkan, bahwa program cicilan 10 kali perbulan tersebut dicanangkan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Kenaikan itu pengaruh program cicilan 10 kali bayar. Dengan adanya program itu ya memang banyak yang mau daftar,” katanya.

Ia menjelaskan, mengenai mudahnya memasang air melalui PDAM Tirta Benteng dengan program tersebut, bahwa cukup dengan fotocopi KTP dan KK, serta ajukan kepada PDAM Tirta Benteng tidak dipungut biaya.

“Daftar pakai KTP dan KK gratis. Kalau sudah terpasang meteran dan air dikenakan biaya awal sebesar Rp250.000,” jelasnya.

Setelahnya, dilanjut dengan pembayaran di bulan berikutnya sebesar Rp120.000 dan sesuai dengan pemakaian air. “Karena itu makanya antusias pada mau pasang,” paparnya.(zher/hms).